Sabtu, 14 Februari 2026
Tetaplah Bestari
bagaiamana cara menjelaskan cinta itu unik, tidak dapat di serupakan atau menyerupai sesuatu, sesuatu yang tak pernah berwujud namun diam-diam dia kesurupan, mengobrolkan semalam suntuk pun tak akan pernah selesai, kadang manusia suka bersepakat dalam hubungan intim, tapi sesungguhnya itu hanya pelarian dan pengalihan validasi, keterikatan dalam cinta tak butuh aturan atau tata cara dalam melakukannya, dia dihadirkan dalam raga masing-masing untuk menjemput petunjuk rumah seperti apa yang ingin dihuninya nanti, apakah mereka menyelidiki lebih dalam cinta ini berlabuh, selama ini kita beralasan pada motivasi, padahal dia juga tak butuh dukungan, lalu berkata nanti juga akan pergi hilang berganti, aku hanya mencoba hilang ingatan saja, di dalam sains, cinta dijelaskan dalam bentuk kinerja otak yang di manipulasi merangsang syaraf-syaraf berpikir menjelaskan kodrati humanis, sedangkan dalam social bermunculan hubungan-hubungan intens yang menimbulkan ketertarikan, perhatikan hubunganmu yang terencanakan dan hubungan tanpa rencana, mempunyai selera humor yang sama adalah hipotesa sementara, jujur aku tak tahu cara untuk melepaskan ketersesatan pikiran, setiap bertarung dengan waktu, suasana itu menjebakku kembali untuk di jalur yang sama, hey, dengarlah ini bukan sekedar mencipta rumah, ini bukan sekedar merencanakan perjalanan pulang, tapi orang yg akan menemanimu bukan hanya di bumi tapi sampai di akherat kelak, di kesempatan kesekian kali doanya tetap sama, beranjak dari semua ketidakkemungkinan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar