Selasa, 10 Desember 2024

sisi lain

 mengenal cinta, menyukai seseorang adalah harapan yang membuat kita berjuang dan berkorban, kadang berkali-kali jatuh cinta, kayaknya tidak begitu juga, bagiku jatuh cinta itu sekali untuk seumur hidup, jatuh cinta sejatinya ketika merasakan saling dan jatuh kemudian kembali mengangkat, mereka punya alasan untuk jatuh cinta, bagiku tak perlu, itu perasaan yang di hadirkan lalu kemudian alam mempertemukan dan semestinya mereka tak bisa di pisahkan kecuali maut, ketika salah satu pergi bukankah dia belum mencintaimu, mana mungkin ego bisa mengalahkan cinta jika cinta dia semu, begitulah mimpi masa kecil, ketika pertama kali jatuh cinta yang hanya bisa menatap tanpa berkata, menyentuh tangannya saja membekas sampai kasur, rela memantau walau dari kejauhan, ketika logika bekerja mempertanyakan rasa, di saat itu kita tidak menemukan arti cinta, ku kira ketika menua, temukan cinta yang seperti mereka, padahal itu hanya sebatas hasrat, berani berangan tapi tak berani rela, walau hadir mereka sebentar tapi tidak mengerti, jatuh cinta itu sulit, tapi sekedar senang rasanya akan cepat hilang, maka jangan berpikir ketika jatuh cinta maka rasakan dan nikmati arti yang tak akan pernah habis, terbiasa bersama lebih berarti jika terbiasa sendiri, ketika rasa bersama itu hilang mungkin kita melewatkan kesempatan rasa yang hilang, pelarian yang kita cipatakan hanya menambah luka baru yang tak kunjung sembuh, mungkin itulah alasan untuk tetap bertahan, berharap ada yang kembali ke dekapan hangat sekali untuk selamanya, kemunafikan dan penyanggahan atas diri membuat kita menyesal, kalu kata orang menyesal adalah tak bisa memiliki, tapi bukan itu tapi takut menyatakan rasa bahwa kita mencinta adalah hal yang membuat kita menyesal, lucu kalu ego menjadi alasan kita menapik juga, bukankah yang tau dirimu adalah rasa, kamu yang merasakan hal itu maka jawab sendiri dan kejar rasa itu sebelum kamu membatu dalam komedi hidup

Tidak ada komentar:

Posting Komentar