Sabtu, 07 Maret 2026
Tentang Rasa Ini
aku mencintaimu meskipun tak logis, aku mencintaimu meskipun tak ada yang mengakuinya, aku mencintaimu meskipun tak ada yang percaya, aku mencintaimu bukan sebab tapi aku telah menyerah pada hatimu,
aku mencintaimu tanpa menjelaskan bagaimana, aku mencintaimu tanpa ada ukurannya, aku mencintaimu tanpa sadarku, aku mencintaimu tanpa kriteria tertentu, aku mencintaimu dalam deras hujatan
Katanya hanya memanfaatkan, katanya hanya tipu daya, katanya hanya guna-guna, katanya hanya merekayasa, katanya hanya memanipulasi
malah sebaliknya, tiap dicoba bernalar, tiap dicoba dikalkulasi, tiap dicoba disimulasi, tiap dicoba didefenisi, tak ada hubungannya sama sekali,
kau mulai berdansa di pikiranku, kau mulai bernyanyi di ruang amigdala, kau mulai mengahantui di alam mimpi, kau menyatu di satu tuju
sadarku mengdramakan pesimitis, menepis kebulatan ragu, memerangi ketidakkemungkinan, meredakan segala ketidakseimbangan kita
padahal kau mengerti apa yg terjadi, padahal kau sadar apa yg sedang terkondisikan, padahal kau tau jalan keluarnya nanti, padahal kau tau apa yg tersembunyi
jangan hidup hanya dikendalikan ketakutan, sehingga kau bersenandung dengan perasaan yang digantungkan dengan harapan, atau memaksakan diri di mimpi orang lain yang tak pernah menyertakan hidupmu dalam rencananya
karena kau sedang bermain-main untuk dirimu sendiri untuk memperpanjang pelarian tanpa tepi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar